Kencing Manis ? (DIABETES MELITUS)

Pendahuluan

Penyakit Diabetes Melitus (DM) atau juga dikenal sebagai penyakit kencing manis adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang akibat kadar gula darah yang tinggi. Kadar gula darah tinggi ini disebabkan oleh jumlah hormon insulin yang kurang atau jumlah insulin cukup tetapi tidak efektif (resistensi insulin).

DM bukanlah penyakit menular tetapi penyakit degeneratif yang dapat diturunkan. Sampai saat ini DM belum dapat disembuhkan, namun demikian kadar glukosa darah dapat dikendalikan sehingga berbagai komplikasi dapat dicegah.

Apakah penyebab timbulnya DM ?

Penyebab yang pasti sampai saat ini belum diketahui benar. Namun sudah diketahui faktor faktor pencetus yang dapat menyebabkan DM, seperti:

  • kurang gerak/malas
  • makan berlebihan
  • kehamilan
  • kekurangan produksi hormon insulin

Siapa saja yang berisiko terkena DM ?

Orang-orang yang mempunyai risiko tinggi terkena DM adalah:

Berusia di atas 45 tahun

  • Kegemukan (IMT > 23 kg/m2)
  • Darah tinggi/hipertensi (< 140/90 mmHg)
  • Dislipidemia (Kolesterol HDL < 35 mg/ dL dan atau trigliserida > 250 mg/dL)
  • Riwayat melahirkan bayi dengan berat > 4000 g
  • Riwayat DM pada keluarga (keturunan)
  • Riwayat gangguan toleransi glukosa

Penyandang penyakit jantung koroner, tuberkulosis paru dan hipertiroidisme

Ada berapa macam jenis DM ?

Jenis DM ada bermacam-macam, tetapi di Indonesia yang paling banyak ditemukan adalah DM tipe 2. Jenis Diabetes yang lain adalah:

  • DM tipe 1
  • Diabetes pada kehamilan (gestasional)
  • Diabetes tipe lain

Apa gejala dan tanda-tanda penyakit DM ?

  • Keluhan klasik penyakit DM adalah:
  • Penurunan berat badan yang cepat
  • Banyak kencing
  • Banyak minum
  • Banyak makan

Keluhan lain yang dapat dijumpai, misalnya:

  • Kesemutan
  • Gangguan penglihatan (sering ganti kacamata)
  • Gatal / bisul
  • Gangguan ereksi (pada pria)
  • Keputihan (pada wanita)

Bagaimana cara mendiagnosis DM ?

Untuk mengetahui penyakit DM, perlu diperiksakan kadar gula darahnya. Dikatakan menderita DM bila:

  • Kadar gula darah puasa > 126 mg/dL atau
  • Kadar gula darah sewaktu > 200 mg/dL

Bagaimana cara mencegah DM ?

Cara mencegah DM adalah dengan menghindari faktor risiko dan faktor pencetus yang dapat menyebabkan terjadinya DM. Pola hidup sehat harus selalu diterapkan untuk mencegah terjadinya DM dan penyakit-penyakit lainnya.

Bagaimana cara mengobati DM ?

Kadar gula darah harus dikendalikan sebaik mungkin dan terus menerus agar timbulnya komplikasi dapat dicegah. Caranya adalah dengan makan-makanan yang sehat dan olahraga teratur, serta penggunaan obat-obatan bila diperlukan. Pusat Diabettes & Lipid Jakarta

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s