KAKIKU BAU BANGET..MALU AKU..

by : dr.Hendra Agus Setiawan

Jamur kulit juga sering hinggap di sela jemari kaki. Baunya sama tak sedap. Pengidap foot odor dengan jamur kaki, baunya menjadi super.

Cara Melawan Bau Kaki

Berikut ini 12 cara melawan kaki bau :

  1. Basuh kaki lebih sering pakai air sabun, terlebih jika sedang banyak peluh dan bekerja sepanjang hari, bersepatu atau tidak. Tujuannya, agar kulit kaki tidak berlumuran peluh terlalu lama.
  2. Bedaki kulit kaki setiap sehabis mandi atau dibasuh. Kalau sekiranya ada kemungkinan kena jamur, sebaiknya semprotkan antijamur pula. Baluri pula bagian dalam sepatu dengan bedak.
  3. Bukan cuma ketiak yang perlu semprotan antibau. Pakai semprotan antipeluh (antiperspirant) yang biasanya sudah dicampur dengan antibau (deodoran) sedikitnya tiga kali sehari. Namun, jangan pakai antiperspirant kalau kaki lagi luka atau jamuran.
  4. Sering berganti kaus kaki, bahkan kalau perlu sampai tiga kali dalam sehari (bukan kalau malam minggu saja). Pilih dari bahan katun yang menyerap keringat, bukan nilon.
  5. Jika peluh kaki luar biasa hebat, boleh memakai kaus kaki dua lapis. Bagian dalam dari katun, sedangkan bahan kaus luar dari wool. Jangan pakai bahan sintetis sebab malah tidak bisa menyerap keringat.
  6. Pilihlah jenis sepatu terbuka atau sepatu sandal. Sepatu tertutup selain merangsang banyak keluar keringat, mengundang kuman bersarang, yang memicu bau kaki bertambah. Pilih sepatu bukan dari bahan plastik atau karet yang bikin kedap udara luar masuk, sehingga kulit kaki sukar bernapas. Jangan pakai sepatu yang sama dua kali dalam sehari. Sepatu perlu waktu sedikitnya 24 jam untuk mengeringkan diri sebelum dipakai lagi.
  7. Mandikan kaki sebelum tidur malam dengan alkohol (70%). Lalu dinginkan dan semprotkan deodoran sebelum kaki dibungkus kantong plastik. Lapisi dengan kaus kaki selama sepanjang tidur.
  8. Rendamlah kaki lebih sering dengan larutan tertentu (air teh, aluminium acetate, sodium bicarbonat, cukak, air dingin dan panas bergantian).
  9. Orang zaman dulu acap menyirami sepatu dengan pewangi ruangan.
  10. Ada pula yang melumuri bagian dalam sepatu dengan bahan arang penyerap basah (antilembab).
  11. Kondisi stres bikin keringat tubuh keluar berlebihan. Untuk yang berbau, kaki perlu antistres juga.
  12. Perhatikan apa yang kita makan. Jenis makanan berbumbu kental, seperti bawang putih atau merica, menambah semerbak bau peluh.

JAMUR kaki merupakan salah satu infeksi jamur kulit yang sering terjadi pada kebanyakan orang. Telapak kaki yang kasar, terkelupas dan gatal yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri atau jamur merupakan gejala awal dari penderita jamur kaki.Gejala infeksi jamur ini, jelasnya, biasanya mulai di sela-sela jari kaki, yang tampak seperti bercak keputihan (kutu air), kemudian lama kelamaan menjadi merah, timbul lepuh, basah, mengelupas dan bersisik, dengan keluhan gatal.Infeksi jamur kaki ini kemudian dapat menjalar ke sisi telapak kaki yang akan membuat kulit menjadi tebal (kapalan) dan pecah-pecah. Pada umumnya jamur jenis ini, tumbuh di kulit kepala kaki karena faktor kelembaban, misalnya kaki sering berkeringat, kaos kaki kurang dijaga kebersihannya, atau sepatu terlalu tertutup.Jamur juga mudah tertular dari barang yang melekat di kaki seperti pakaian serta kaus kaki yang ditumbuhi jamur. Dikatakan, seseorang yang baru diberi antibiotika dosis tinggi juga mudah dihinggapi jamur.Beberapa faktor lain seperti obasitas (kegemukan) pengidap diabetes, kanker, atau daya tahan tubuh menurun juga mudah dihinggapi jamur. Pengobatan untuk jamur dikaki ini sebenarnya tidak sulit, yakni dengan pemberian obat minum dan salep, dengan syarat harus diketahui pasti jenis jamur di kaki dan mau menjauhkan diri dan apa pun yang bisa menularkan jamur.

Infeksi jamur pada kaki menyebabkan bau yang tidak enak. Rasanya gatal-gatal. Sifatnya menetap dan menular. Yang diserang adalah kulit jari kaki. Jamur kaki lebih dikenal sebagai athlete`s foot. Kita biasanya terkena serangan jamur kaki karena berjalan tanpa alas kaki (sandal atau sepatu) di atas lantai yang basah di sekitar kolam renang, ruang ganti pakaian atau kamar kecil umum yang terkontaminasi jamur ini, yang cepat berkembang biak pada lingkungan yang lembab.https://i2.wp.com/healthinformation.centracare.com/library/healthguide/en-us/images/media/medical/hw/n5551126.jpghttps://i2.wp.com/2.bp.blogspot.com/_U2GpxeljG1k/RktMwgcS8dI/AAAAAAAAAjA/ld1nHzOFDjI/s400/athletes-foot_03.jpg

Athlete’s Foot (Penyakit Jamur pada Kaki)

Tanda-tanda khas Athlete’s foot atau penyakit jamur pada kaki ini adalah kemerahan pada kulit dan serpih-serpih putih keabu-abuan, juga rasa gatal dan menyengat terutama diantara jari-jari kaki. Kulit yang sakit tersebut dapat pucat, kehilangan warna, bengkak, lembab-basah, atau terkoyak. Hanya berjalan mungkin berasa nyeri. Penyakit jamur pada kaki biasanya terlihat di antara jari kaki ke empat dan lima, tetapi bagian lain dari kaki dapat juga terkena. Penyakit jamur pada kaki merupakan salah satu dari masalah penyakit kulit yang sangat mengganggu yang muncul begitu saja dan kemudian tidak mudah disembuhkan.

Kelompok orang-orang yang terutama rentan terkena Athlete’s foot atau penyakit jamur pada kaki ini adalah:
Orang yang sering memakai sepatu tertutup, misalnya sepatu-sepatu olahraga yang tertutup rapat
Olahragawan terutama sekali berisiko dalam: tempat-tempat fitness, sauna, kolam renang
Orang-orang yang bekerja di lingkungan yang hangat, basah, termasuk: pekerja-pekerja industri
Orang-orang dengan kondisi medis tertentu, misalnya: berkaki cacat, orang-orang tua, masalah sirkulasi pada kaki, masalah pembuluh darah, diabetes

Pengobatan
Klotrimazol merupakan anti jamur modern yang berspektrum luas. Sangat efektif, sebab Klotrimazol akan masuk ke dalam kulit dalam konsentrasi yang cukup tinggi. Dengan demikian Klotrimazol memiliki kualitas yang menjamin keberhasilan pengobatan yang pasti.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s