APA ITU HIPOGLIKEMIA??

Hipoglikemia dapat terjadi karena ketidakseimbangan antara makanan yang dimakan dan  latihan jasmani serta obat yang digunakan. Pengobatan terbaik hipoglikemia adalah mencegah terjadinya hipoglikemia.

Penyebab Hipoglikemia

Anda dapat mengalami hipoglikemia bila anda menggunakan suntikan hormon insulin atau obat penurun glukosa darah golongan sulfonilurea dan melakukan salah satu atau lebih dari :

  • Makan terlalu sedikit karbohidrat
  • Makan terlambat atau tidak makan
  • Latihan jasmani yang terlalu keras dan terlalu lama dari biasanya
  • Dosis insulin terlalu banyak  atau minum obat diabetes terlalu banyak
  • Dalam keadaan sakit
  • Minum alkohol pada saat perut kosong

Gejala

  1. Pada Hipoglikemia Ringan (glukosa darah 50-60 mg/dL)
    Terjadi gejala mual, lapar, gelisah, banyak keringat, kulit basah, kebas di ujung jari dan bibir, gemetar.
  1. Pada Hipoglikemia sedang (glukosa darah <50 mg/dL)
    Akan timbul perasaan cemas, lemah, gusar, bingung, sulit berpikir, mata kabur, sakit kepala, sulit bicara dan mengantuk.
  1. Pada Hipoglikemia berat (glukosa darah <35 mg /dL)
    Dapat timbul kejang, koma dan hipotermia (suhu badan rendah).

Penanganan

  1. Jika anda bisa melakukan pemeriksaan glukosa darah sendiri:
    1. Makan dan minum sesuatu yang mengandung paling sedikit 15 gram karbohifrat
    2. Tunggu 15-20 menit menit, kemudian periksa glukosa darah lagi:
      1. Bila glukosa darah > 70 mg/dL dan waktu makan masih lebih dari 1 jam, akanlah camilan yang mengandung karbohidrat dan protein  misalnya: 5 buah biskuit dengan keju rendah lemak.
      2. Bila glukosa darah masih <70 mg / dL segera ke dokter / Rumah Sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
  1. Jika anda tidak bisa melakukan pemeriksaan glukosa darah sendiri :
    1. Makan minum sesuatu yang mengandung paling sedikit 15 gram karbohidrat.
    2. Bila waktu makan masih lebih dari 1 jam lagi, makanlah camilan yang mengandung karbohidrat dan protein, misalnya 2 lembar roti dan keju rendah lemak.
    3. Anda bisa mendapatkan asupan 15gram karbohidrat dengan mengonsumsi:

Anda bisa mendapatkan asupan 15gram karbohidrat dengan mengonsumsi:

  • 4-5 tablet dekstrosa
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 3 buah krakers
  • ½ gelas juice buah tanpa gula
  • 3-4 buah permen (terbuat dari gula)

Bila terjadi hipoglikemia, hentikan sementara pemakaian insulin atau obat penurun glukosa darah, selanjutnya konsultasi ke dokter anda.

Bila anda menggunakan insulin atau obat glibenklamid perlu menepati jadwal makan 15-30 menit setelah suntik insulin atau minum obat, bila belum sempat makan, carilah makanan pengganti atau camilan.

Orang lanjut usia akan lebih mudah mengalami hipoglikemia bila tidak makan atau bila fungsi hati dan ginjal terganggu.

Pada pasien yang menggunakan suntikan hormon insulin, bila kadar glukosa darah agak rendah dan tidak melakukan aktifitas fisik, hindari menyuntik di daerah abdomen (perut) karena penyerapan insulin lebih cepat sehingga mudah terjadi hipoglikemia.

Bila olahraga

penting bagi diabetesein untuk dapat memeriksa kadar gula darah secara mandiri. Kadar glukosa darah sebaiknya diperiksa sebelum dan sesudah berolahraga. Bila saat olahraga timbul gejala hipoglikemia, hentikan olahraga kemudian lapor dokter atau pengawas olahraga.

Perjalanan jauh

Melakukan perjalanan dengan waktu yang cukup lama dapat mengubah pola makan obat atau penyuntikan insulin dan pola makan. Keadaan ini akan mempermudah terjadinya hipoglikemia. Untuk mencegahnya, sebaiknya anda memeriksa glukosa darah dan kesehatan secara umum sebelum melakukan perjalanan. Juga sebaiknya membawa obat-obatan dan makanan kecil yang mengandung karbohidrat seperti biskuit & roti.

Hipoglikemia
DEFINISI
Hipoglikemia adalah kadar gula darah (glukosa) yang rendah.
PENYEBAB
Hipoglikemia biasanya terjadi jika seorang bayi pada saat dilahirkan memiliki cadangan glukosa yang rendah (yang disimpan dalam bentuk glikogen).
Penyebab lainnya adalah:

  • Prematuritas
  • Post-maturitas
  • Kelainan fungsi plasenta (ari-ari) selama bayi berada dalam kandungan.Hipoglikemia juga bisa terjadi pada bayi yang memiliki kadar insulin tinggi.
    Bayi yang ibunya menderita diabetes seringkali memiliki kadar insulin yang tinggi karena ibunya memiliki kadar gula darah yang tinggi; sejumlah besar gula darah ini melewati plasenta dan sampai ke janin selama masa kehamilan. Akibatnya, janin menghasilkan sejumlah besar insulin.
    Peningkatan kadar insulin juga ditemukan pada bayi yang menderita penyakit hemolitik berat.

    Kadar insulin yang tinggi menyebabkan kadar gula darah menurun dengan cepat pada jam-jam pertama kehidupan bayi setelah dilahirkan, dimana aliran gula dari plasenta secara tiba-tiba terhenti.

  • GEJALA
    Banyak bayi yang tidak menunjukkan gejala. Sedangkan bayi yang lainnya bisa menunjukkan gejala berikut:
    – lesu
    – tidak kuat menghisap
    – ototnya kendur
    – pernafasannya cepat atau terjadi apneu (henti nafas)
    – kadang timbul kejang.
    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan hasil pemeriksaan kadar gula darah.
    PENGOBATAN
    Diberikan glukosa, baik melalui mulut maupun melalui infus, tergantung kepada beratnya hipoglikemia.

    1 Komentar

    1. Hipoglikemia pada ibu hamil itu gimana?


    Comments RSS TrackBack Identifier URI

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s